Press Release Kejari Purwokerto dalam Rangka Hari Bhakti Adhyaksa Ke- 57

WhatsApp Image 2017-07-20 at 12.36.21

Kejaksaan Negeri Purwokerto adakan Press Release mengenai kegiatan-kegiatan dalam menyambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-57 tahun 2017 dan Kinerja Kejari Purwokerto pada periode bulan Januari s/d Juni 2017 ini merupakan bentuk keterbukaan informasi sebagai penegak hukum, yang digelar di Ruang Rapat Kajari Purwokerto, Kamis (20/07/2017).

WhatsApp Image 2017-07-20 at 12.36.19

Kajari Purwokerto Rina Virawati. SH. MH, didampingi oleh Kasi Intel Surayadi Sembiring, SH. MH.,  Kasi Pidsus Sutrisno, SH, Kasi Pidum Agus Darmawijaya, SH dan Kasi Datun Joko Kuswanto, SH. saat menyampaikan paparannya, bahwa kegiatan tersebut diantaranya, Lomba Tenis Meja, Rafting, Bakti Sosial, Anjangsana, Donor Darah, Pemeriksan IVA Gratis, dan Lomba Paduan Suara Mars Korps Adhyaksa. Sebagai puncak peringatan akan diselenggarakan Upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-57 tahun 2017 pada tanggal 22 Juli 2017, dilanjutkan Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan Tanjung Nirwana Purwokerto dan Resepsi Hari Bhakti Adhyaksa ke-57 tahun 2017 dan HUT ke 17 Ikatan Adhyaksa Darmakarini.

Adapun Kejaksaan Negeri Purwokerto telah berhasil menyetorkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke Kas Negara sebesar Rp. 486.086.500.-  terdiri dari pendapatan dari hasil tilang sebesar Rp. 214.540.000,- pendapatan dari denda Rp. 260.130.000,- pendapatan hasil rampasan Rp. 1.678.000,-.

Kejari Purwokerto dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi pada tahap penyelidikan ditarget sebanyak satu kasus korupsi. Namun sampai bulan Juli 2017, Seksi Intelijen Kejari Purwokerto menyelesaikan dua kasus korupsi yang ditingkatkan ke penyidikan.

WhatsApp Image 2017-07-20 at 12.36.23

Dua kasus tindak pidana korupsi yang ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan itu terdiri atas dugaan tindak pidana korupsi penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, dan dugaan tindak pidana korupsi APBDes Desa Tipar, Kecamatan Rawalo, Banyumas.

Pengembangan penyidikan oleh Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Purwokerto, kata dia, kasus dugaan korupsi APBDes Desa Krajan berkembang dari satu perkara menjadi dua perkara. Dalam hal ini, dugaan tindak pidana korupsi APBDes Desa Krajan Tahun Anggaran 2014-2016 dengan tersangka MD selaku Sekretaris Desa Krajan serta NC selaku Kepala Seksi Kesejahteraan dan Pembangunan, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (SP.Dik.) Nomor: Print-811/O.3.14/Fd.1/06/2017, tanggal 7 Juni 2017. Selain itu, dugaan tindak pidana korupsi APBDes Desa Krajan Tahun Anggaran 2014-2016 dengan tersangka MS selaku Kepala Desa Krajan, berdasarkan SP.Dik. Nomor: Print-812/O.3.14/Fd.1/06/2017, tanggal 7 Juni 2017. Sedangkan untuk kasus dugaan korupsi di Desa Tipar, masih terus dilakukan penyidikan. Surat perintah dimulainya penyidikan, dituangkan dalam SP.Dik. Nomor: Print-828/O.3.14/Fd.1/06/2017, tanggal 8 Juni 2017.

Hingga bulan Juli 2017, belum ada kasus yang ditangani Kejari Purwokerto dinaikkan ke tahap penuntutan. Kendati demikian, ada dua perkara yang sedang dilakukan upaya hukum, yakni terdakwa Soeharsono dan kawan-kawan atau terdakwa Agus Puji Santoso dalam perkara pengalihan tanah Gunung Tugel, Kelurahan Karangklesem, Kecamatan Purwokerto Selatan, serta terdakwa Eko Tjiptartono dalam perkara pengalihan tanah Gunung Tugel.

Pada tanggal 4 Mei 2017, Kejari Purwokerto telah melaksanakan eksekusi terhadap terpidana Basuki Widiastomo untuk menjalani hukuman penjara selama satu tahun penjara di Lembaga Pemasyarakatan Purwokerto dalam perkara tindak pidana korupsi pemotongan dana bantuan sosial kemasyarakatan dari Provinsi Jawa Tengah tahun 2008 dan 2009. Selain hukuman satu penjara, terpidana Basuki Widiastomo juga diharuskan membayar denda sebesar Rp. 50.000.000 subsider dua bulan kurungan dan biaya perkara sebesar Rp. 2.500. Sesuai dengan surat pernyataan yang dibuat pada tanggal 22 Mei 2017, terpidana Basuki Widiastomo bersedia membayar uang denda pada tanggal 30 September 2017.

Kejari Purwokerto pada tanggal 10 April 2017 menerima pembayaran denda sebesar Rp.200.000.000,- oleh terdakwa dr. Istanto (mantan Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, red.) dan telah disetorkan ke negara pada tanggal 10 April 2017.

Kasus yang sedang ditangani oleh Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Purwokerto sekarang sebanyak 126 perkara, dan telah menyelesaikan sebanyak 109 perkara.

WhatsApp Image 2017-07-20 at 12.36.18

Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara telah melaksanakan Bantuan Non-Litigasi sebanyak 149 SKK dengan pemulihan sebesar Rp. 273.176.424,- Bantuan Litigasi sebanyak 1 SKK dan berhasil menyelamatkan Keuangan Negara sebesar Rp. 19.674.478.855,42. Pertimbangan Hukum Legal Opinion (LO) sebanyak 4 permohonan, Pertimbangan Legal Assistence (LA) sebanyak 19 Pemohon, Mou dengan PT. KAI Daop V Purwokerto dan Bank Jateng Cabang Purwokerto, pelayanan hukum gratis 10 layanan. (F16)