Hari Anti Korupsi Internasional 2017, Kejari Purwokerto Bikin Lomba Pidato Tingkat SMA/SMK

IMG_8715Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto menggelar Lomba Pidato dengan tema Anti Korupsi bagi pelajar tingkat SMA/SMK. Kompetisi itu digelar dalam rangka Hari Anti Korupsi Internasional tahun 2017 yang diperingati pada 9 Desember tiap tahunnya.

Pendidikan anti Korupsi harus ditanamkan semenjak dini, jika tindakan korupsi telah diketahui sejak dini, maka anak usia sekolah dapat memahami bahwa tindakan korupsi adalah tindakan merampas hak orang lain yang tentu saja pekerjaan yang tidak boleh dilakukan. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengenalkan kepada anak usia sekolah bahwa tindakan korupsi sangat dilarang dinegara Indonesia ini.

IMG_8716Memerangi korupsi merupakan pekerjaan rumah yang selalu menjadi beban bagi setiap presiden di negeri ini. Sejak peralihan orde lama menuju orde baru sampai sekarang, tugas berat tiap presiden adalah memerangi korupsi. Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Purwokerto, RINA VIRAWATI, SH. MH., ketika membuka Lomba pidato hari Anti Korupsi Internasional di Aula Kejaksaan Negeri Purwokerto, (13/12)

Gagasan pendidikan antikorupsi, kurikulum karakter, ternyata belum mempan membenahi mental korup. Pendidikan sebagai tabungan intelektual dan moral bangsa, seharusnya menjadi alat membentengi bangsa dari korupsi. Akan tetapi, merevolusi mental bangsa bukanlah pekerjaan mudah dan tidak bisa dilakukan dalam waktu cepat.

IMG_8717Pendidikan antikorupsi belumlah gagal, melainkan butuh waktu untuk melahirkan generasi bangsa yang benar-benar bersih, yang memiliki sifat jujur, adil dan asketis yang menjadi perwujudtan Indonesia mandiri, Indonesia bersih (anti korupsi) dan Indonesia melayani ungkap Kajari Purwokerto RINA VIRAWATI, SH. MH.

Ditambahkan bahwa Kasus-kasus korupsi seolah-olah seperti ritual tahunan bahkan bulanan. Berpuluh-puluh kasus timbul dan tenggelam di setiap minggunya dalam pemberitaan di media massa. Tidak hanya masalah hukum, namun korupsi juga menjadi tugas elemen pendidikan karena hal itu berkaitan dengan moralitas dan karakter bangsa. Sebab, sekejam apapun hukuman bagi koruptor, seperti pemiskinan, kebiri bahkan hukuman mati, namun jika mental bangsa masih korup, maka korupsi akan tetap tumbuh subur di negeri ini. Apalagi, mentalitas korup mendominasi para pejabat di negeri ini.

IMG_8718Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kejaksaan Negeri Purwokerto, RINA VIRAWATI, SH. MH serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Guru peserta, serta diikuti 20 peserta dari 10 SMA/SMK se Wilayah Hukum Kejaksaan Negeri Purwokerto. (F-16)